Pemilik Microsoft Bill Gates

BIOGRAFI BILL GATES – PERJALANAN PEMILIK MICROSOFT (2)

PEMILIK MICROSOFT BILL GATES dan Paul Allen akhirnya memutuskan untuk menutup perusahaan Traf-O-DATA yang dibangunnya ketika masih di Lakesite School dulu. Bill lebih tertarik dengan menyempurnakan bahasa pemograman daripada mengurus yang lain, termasuk mendirikan perusahaan baru.

Paul Allen dan Bill Gates berpose di awal berdirinya Microsoft. (istimewa/microsoft)

BASIC : Bahasa Pemograman

BASIC merupakan bahasa program aljabar yang mudah dipelajari, memiliki sedikit perintah, dan formatnya sederhana. BASIC bisa digunakan pada Micro. Microcomputer yang bisa digunakan untuk bisnis dan industri. BASIC merupakan kepanjangan dari Beginner’s All-Purpose Symbolic Intruction Code.

Pada Januari 1975, Bill Gates membaca majalah Popular Electronics yang memuat artikel tentang “Micro Komputer Populer Pertama di Dunia”. Majalah tersebut memuat ALTAIR 8800 dan Bill pun menghubungi pembuat mikrokomputer tersebut, yaitu Micro Instrumentation and Telemetry Systems (MITS), bahwa Bill dan Paul sedang mengembangkan penerjemah program BASIC yang nantinya bisa digunakan sebagai platformnya. Mereka hanya ingin membuat MITS yakin dan percaya akan kemampuan mereka, padahal dua sahabat tersebut tidak memiliki komputer ALTAIR 8800.

Baca artikel : Biografi Bill Gates – Pemilik Microsoft (1)

Kemampuan lobi mereka pada akhirnya bisa meyakinkan Presiden MITS Ed Roberts dan mereka bisa melakukan demo. Merekapun berharap bahwa BASIC nantinya akan bisa bekerja pada chip Intel 8080. Dalam waktu singkat, Bill dan Paul bisa membuat emulator Altair yang bisa digunakan untuk minikomputer serta penerjemah program BASIC. Akhirnya, Altair Basic dipasarkan untuk umum. Altair Basic merupakan hasil kesepakatan antara MITS dan Bill-Paul dari demonya di Albuquerque.

Jiwa wirausaha yang tertanam pada Bill sehingga memutuskan untuk tidak melanjutkan kuliahnya di Universitas Harvard. Pada November 1975, Bill Gates dan Paul Allen pindah ke Albuquerque, New Mesiko, tempat dimana Altair dibuat dan mereka pun dipekerjakan di MITS. Mereka mendirikan kantor dekat mereka bekerja dan diberi nama Micro-Soft. Pada 26 November 1976, tanda penghubung dihilangkan dengan nama MICROSOFT. Nama Microsoft kemudian didaftarkan di Kementerian Luar Negeri New Mexiko.

Dengan kelahiran Microsoft, program BASIC kian dikenal dan digemari pada pengguna komputer. Akan tetapi, Bill menyadari bahwa programnya banyak dikopi (baca: dibajak) dan disalin yang tersebar di masyarakat luas sehingga dapat merugikan mereka.

Pada Februari 1976, Bill Gates memutuskan untuk menulis Open Letter to Hobbyists yang berisikan bahwa keprihatinan Bill Gates atas pencurian hak cipta perangkat lunak Altair Basic perusahaannya tanpa membayar lisensi. Selain itu, MITS dilarang untuk mendistribusikan, memproduksi serta mempertahankan program BASIC tersebut tanpa membayarnya. Keputusan ini disambut dengan tangan terbuka oleh para pengguna komputer.

Pada akhir tahun 1976, Microsoft terbebas dari perusahaan Ed Roberts, MITS. Microsoft terus mengembangkan beberapa perangkat lunak lainnya. Pada 1 Januari 1979, kantor lama Microsoft di Albuquerque dipindah ke Washington DC, Amerika Serikat.

Kemitraan dengan IBM

Pada tahun 1970-an, ketika IBM memimpin pasar komputer dan memutuskan untuk ekpansi di pasar Personal Computer (PC) yang tengah berkembang. Karena IBM ketinggal jauh dengan pesaingnya, sehingga memutuskan hanya memproduksi perangkat keras (hardware) saja sedangkan untuk perangkat lunak (software) akan membeli sistem operasi saja.

Pada Juli 1980, perwakilan IBM Jack Sams mengunjungi kantor baru Microsoft di Seatle dan meminta kepada Gate dan Paul untuk mau membuat perangkat lunak BASIC untuk komputer IBM. Bill merekomendasikan Jack Sams untuk mendapatkan lisensi dari Digital Research (DRI), yang merupakan perusahaan sistem operasi CP/M. Singkat kata, IBM tidak mendapatkan lisensi dari DRI meskipun sudah melakukan lobi.

Karena Bill tidak memiliki sistem operasi yang diminta IBM, maka Bill meminta Tim Paterson dari SCP (Seattle Computer Products) untuk membuatkan sistem operasi mirip CP/M, yang kemudian diberi nama Quict and Dirty Operating System (QDOS). SPC pemilik mutlak QDOS dan sebagai agen lisensi. Dalam proyek ini, Stave Balmer merupakan orang yang membantu menegosiasikan pembelian perangkat lunak aslinya dan perjanjian lisensi dengan IBM. Bill dan Allen pun memperbaiki program QDOS tersebut dan melisensikan kepada IBM. Microsoft menjual ke IBM dalam bentuk MS-DOS dengan harga $ 50.000. Akhirnya, Microsoft menjadi produsen utama di sektor komputer atas penjualan MS-DOS. Pada 12 Agustus 1981, akhirnya proyek IBM-PC resmi diluncurkan. Selain itu, karena proyek ini karyawan Microsoft menjadi 70 orang.

Be the first to comment on "Pemilik Microsoft Bill Gates"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*