PC IRM Paciran

Sebuat Pengantar: Perjalanan 3 Periode di PC IRM Paciran, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan

Menjadi anggota PC IRM Paciran, untuk beberapa alasan, adalah sangat menyenangkan. Selama 3 (tiga) periode Cabang, saya memperoleh teman 100 (seratus) orang lebih anggota Cabang yang dapat diajak berdiskusi, bercerita dan jor-joran dongeng. Sebagian cerita itu memang nyata, dan sebagian besar karangan belaka, namun semuanya punya satu tujuan yang sama, membangun motivasi berorganisasi.

Logo Ikatan Remaja Muhammadiyah

Belajar dari sebuah cerita/dongeng adalah sangat menarik. Dalam tulisan ini Anda dapat menikmati cerita, dongeng dan bahkan cuplikan sejarah yang dikemas sedemikian rupa, yang masing-masing memiliki sub bahasan sendiri dengan tujuan pembaca dapat menjadi figur pimpinan yang sebenarnya di PC IRM Paciran.

Betapa saya sangat menyadari bahwa sebagian besar cerita dalam tulisan singkat ini adalah karangan-karangan saya semata, maupun dongeng yang dibumbu-bumbui, maka saya minta pengertian jika ada yang tersinggung. Memang ada juga tulisan yang nglantur dan ngawur sebab saya menyusun buku ini ditemani lagu Alamat Palsu – Ayu Ting Ting.

Beberapa cuplikan sejarah, secara pribadi saya masih setengah ragu. Sebab saat saya menulisnya, tidak ada satu rujukan satu bukupun yang saya pakai, semuanya hanya bersumber dari dongeng dari mulut ke mulut, puluhan buku sejarah yang dulu pernah saya makan, pengamatan sejarah, serta tidak ketinggalan apa yang saya peroleh dari sekolah dulu. Saya sadar uraiannya yang sangat kontroversi dan mungkin tidak pernah Anda dapatkan dari guru sejarah manapun.

Oleh sebab itu, saya haturkan banyak terima kasih kepada yang terhormat bapak guru sejarah di PR IRM MTsM 01 Putra Pondok Modern Muhammadiyah Paciran yang telah mengajari saya berbagai fakta kontroversial, yang berhasil mencetak saya menjadi “pendongeng sejarah”.

Pada beberapa bagian, saya sadar menulis terlalu jujur dengan menunjuk nama Ranting dan nama orang apa adanya. Alasan saya adalah bahwa sebagai Pimpinan Cabang, semestinya tidak ada lagi rahasia dan tidak ada lagi kesan bahwa seorang personal adalah wakil dari suatu Ranting, namun sekali seseorang menjadi Pimpinan Cabang, sekali itupula ia harus bisa meninggalkan dan menanggalkan segala atribut Rantingnya. Maka seyogyanya tidak ada satu alasanpun yang membuat salah seorang personal Cabang tersinggung manakala Rantingnya dicolek.

Sejujurnya, masih banyak yang hendak saya tulis, namun karena keterbatasan kesempatan akhirnya saya hanya memutuskan untuk menulis hingga sampai disini.

Terakhir, saya mengucapkan terima kasih kepada Anda yang telah membaca tulisan ini. Jika Anda ingin menanggapi atau mengkritik tulisan saya, silahkan hubungi saya pada alamat di bawah. Dengan senang hati saya akan memberikan jawaban balik, baik berupa email maupun sms.

Hanya kepada Engkau kami mengabdi dan hanya kepada Engkau kami memohon pertolongan. Tunjukkankan kami lurus yang paling lurus, yakni jalan orang-orang yang Engkau karuniani kenikmatan, bukan jalan orang-orang yang Engkau laknat dan bukan pula jalan orang-orang sesat.

Hanya kepada-Nya semuanya berpulang.

Semoga Allah menerangi jalan hamba-hamba yang senantiasa berjuang di jalan-Nya. Amin.

Be the first to comment on "PC IRM Paciran"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*