KADO LEBARAN IDUL FITRI TERMAHAL

KADO LEBARAN IDUL FITRI 1442 H/2021 M TERMAHAL

Oleh :

Lambang Saribuana

* Founder CSM Cargo

** Ketua LazizMu LazisMu Kantor Layanan Manggarai, Jakarta Selatan

 

Kado lebaran paling mahal yang pernah saya terima adalah kado dari mas Joko Intarto.

Apa isi kado itu ?

Bukan logam mulia bersertifikat dari Antam. Bukan sederet angka-angka transfer dari sebuah bank. Melainkan bagaimana cara mengubah “pola pikir”

Bisnis itu tidak  akan pernah bisa naik kelas, tidak akan mampu naik level, dan tidak mungkin naik omset penjualannya. Apabila pola pikir kita sebagai owner perusahaan  tidak diubah. Diubah ke level yang lebih tinggi tentunya.

Kado lebaran inilah yang siang ini saya terima. Insya Allah, saya segera akan bisa mengubah pola pikir lama. Yang bagus pada masanya, dan kini sudah usang. Pola pikir yang sangat powerfull dikala merintis bisnis, tetapi harus diganti disaat bisnis mulai naik tajam. 

“Mas JTO, bisnisku CSM cargo; omsete mentok 10 milyar/tahun. Saat ini kena Pandemi COVID 19, dan omsete malah terjun bebas. Kalau tidak hati-hati malah bisa tenggelam.  Pie yo, ben iso naik kelas ?”

“Ayo bareng-bareng naik kelas”, jawabnya singkat.

“Pola pikir sing perlu diubah opo mas?” Saya mendesak mas JTO agar memberi jawaban lebih pasti.

Kemudian dia menjawab sedikit panjang. Jawaban ini akan saya catat dengan tinta cina, agar tidak bisa luntur.  Bahkan kalau perlu dengan tinta emas, agar bisa saya bingkai.

“Organisasi sampeyan kurang bagus. Organisasi sampeyan ini bagus pada entry level. Gak kuat untuk naik level”

Sejenak saya merenung. Memikirkan man power yang saya punya. Memikirkan calon direktur baru berkiprah. Serta memikirkan seluruh potensi Kepala Cabang di 9 (sembilan) Kabupaten/Kota. 

“Njenengan benar mas.., CSM Cargo sekarang berubah menjadi bisnis keluarga. Menjadi kerajaan bisnis yang dikelola bersama keluarga besar.”

“Menurut saya bagus, karena ini manfaatnya luar biasa untuk keluarga besar. Kami bisa bersama sama membangun keuangan yang kuat. Tapi sejujurnya saya kebingungan mengubah ini agar lebih powerfull“.

“Makanya dibuatkan bisnis lain, satu per satu yg kompeten diminta pegang bisnis turunannya. Tugasmu sebagai  leader,  adalah menciptakan leader baru. Kalau gak berhasil menciptakan leader baru, berarti kapasitas kita cuma karyawan,”

Kemudian Mas Joko menambahkan lagi, “wis iku wae, kuncine soko pak Dahlan Iskan.”

Sontak tausiyah mentor bisnisku ini membangunkan ide-ide liar di dalam otakku yang biasanya super duper aktif.

Untaian katanya sontak berbuah kegaduhan di dalam otak saya. Bagai air sungai yang awalnya mengalir tenang, tiba tiba ketemu jeram.

Terimakasih kadonya lebarannya mas JTO.

Be the first to comment on "KADO LEBARAN IDUL FITRI TERMAHAL"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*